Jumat, 18 November 2016

diary fisika 11


Tugas 11
Tanggal           : 20 agustus 16

Hari ini adalah hari sabtu yaitu hari untuk mencuci baju, walaupun baju yang ingin aku cuci itu tidak tidak banyak tapi aku harus rajin untuk mencucinya karena kenapa? Karena jika di biarkan berhari-hari itu akan menumpuk  tu akan menumpuk dan apabla sudah menumpuk itu akan membuat aku malas untuk mencucinya. Bukan hanya aku sih yang merasa malas untuk mencucinya, pasti diluar sana banyak juga perempuan yang sependapat dengan aku. Alasannya kenapa aku rajin mencuci baju tiap hari khususnya habis mandi yatu karena saluran air aku yaitu lantai 2 kurang lancar keluarnya bahkan kadang-kadang hidupnya itu pagi jam 9 dan kalau malam jam 8. itupun tidak tiap hari hanya kadang-kadang, tetapi ketika hidup airnya itu keluarnya deres itulah yang membuat kami senang, karena  aku dapat mencuci baju tiap hari tidak di tumpu-tumpukkan. Dan setelah kering aku biasanya menggosok baju atau menyetrika baju. Kenapa aku langsung menyetrikanya? Karena jika di biarkan bertumpuk-tumpuk itu juga akan membuat aku malas untuk menyetrikanya. Jangankan untuk menyetrikanya , melihatnya saja aku sudah tidak semangat lagi. Aku beri kalian saran lebih baik menggosok tiap hari atau mencuci baju tiap hari biarlah Cuma satu atau dua baju yang penting tidak dibarkan tiap hari bertumpuk-tumpuk. Jika sudah di setrika dengan bersih dan rapi maka jika kita melihatnya  juga bakalan enak. Masalah yang ingin aku ceritakan disini adalah ketika aku menggosok baju atau menyetrika baju sering kali rambut aku menempel di setrika tersebut. Dan ketika aku mengangkat setrikanya rambut aku juga ikut terbang dan arahnya itu mengikuti kemana setrika itu berada. Apalagi pada saat rambut kita lepas  atau tidak kita kuncir, maka akan lebih mudah untuk menempel di setrika tersebut. Rambut kita itu seperti rambut yang habis kena sembaran petir berdiri dan tegak gitu. Kenapa itu bisa terjadi? Apakah ada hubungannya dengan ilmu fisika?
Sekian
 One day one problem

Tidak ada komentar:

Posting Komentar