Tugas 5
Tanggal ; 14 Agustus 2016
Hari ini adalah hari minggu
dimana seluruh mahasiswa fkip mengadakan spikotes atau di kenal dengan istilah
tes kejiwaan. Kami menganggap mengapa mereka melakukan tes tersebut tau karena
mereka meragukan kejiwaan kami. Tetapi itu hanyalah perkataan yang tidak usah dimasukkan
ke dalam hati. Setelah lama menunggu bus akhirnya bus yang kami tunggu-tunggu
akhirnya sampai. Kami semua langsung bergegas masuk ke dalam bus karena aku
takut jika nanti aku tidak dapat kebagian tempat duduk, tetapi ternyata memang
dugaan aku benar aku tidak mendapatkan tempat duduk. Kenapa bisa seperti itu?
Karena di dalam bus tersebut tidak hanya anak biologi tetap ada juga anak
matematika. Kenapa ada anak matematika? itu karena jika mahasiswa yang nak sedikit
maka ongkosnya akan mahal tetapi sebaliknya jika penumpangnya banyak maka ongkosnya
seperti biasa. Akupun akhirnya mendapatkan tempat duduk yaitu tempat duduk sampingan
. dalam hati aku berkata : tidak apa-apa aku mendapatkan tempat duduk sampingan
dari pada tidak dapat tempat duduk sama sekali, tetap bersyukur. Selama di
dalam bus aku merasa agak aneh. Kenapa? Karena mobil tersebut sedikit-sedikit
berhenti padahal tidak mogok, sedikit-sedikit kencang, sedikit-sedikit lambat
dan sedikit-sedikit nyut-nyutan. Mengapa demikian? Apa memang seperti itu cara
mengendarai mobil atau bus dengan benar. Tetapi menurut aku itu tidak benar dan
tidak tepat. Kenapa aku bilang sepert itu? Karena aku merasakannya sendiri
sebagai penumpang di dalam bus tersebut. Dan jika sopir tersebut tidak hati-hati
dalam mengendarai mobil atau bus tersebut bisa saja bus tersebut mengalami
kecelakaan. Wallahualam siapa yang tau. Tapi itu dapat dihindari jika sopir tersebut
mengendarai dengan hati-hati dan tentunya dengan penuh konsentrasi. Apakah ada
hubungan cerita diatas dengan konsep fisika?
Dan apakah ada rumus fisika yang tepat untuk menggambarkan cerita atau kejadian
yang saya alami di atas? Atau ada hubungannya dengan ilmu lain?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar