Sabtu, 19 November 2016

diary fisika 32


Tugas 32
Tanggal           : 10 september 2016

Hari ini hari sabtu yang tugas aku adalah memasak. Dan kali ini menu yang ingin aku buat adalah sambal telur balado campur kentang dan ikan asin. Mendengar namanya saja sudah membuat perut lapar. Biasanya bukan aku yang memasak tetapi kakakku, karena kebetulan aku disini dan tidak pula sering datang kesini makanya aku diminta memasak makanan kali ini. Sekaligus mereka ingin merasakan apakah makanan aku ini enak atau tidak. Tapi, aku berusaha membuatnya dengan sangat enak, mulai dari merebus telurnya, mengupas kulit kentang memotongnya hingga menjadi kecil. Setelah telurnya matang aku lalu mengupas cangkang telurnya. Mengupas cangkangnya ini perlu ketelitian dan kehati-hatian, sebab tidak semua cangkang telurnya ini mudah untuk di kupas, terkadang ada yang lengket dengan isinya. Kenapa bisa lengket? Jawabannya bukan karena merebusnya yang tidak  lama tetapi karena telur tersebut masih sangat baru. Itu sebabnya susah untuk di kupas walaupun sudah merebusnya lama, sedangkan telur yang lama itu ketika di kupas cangkangnya tidak akan lengket dengan isinya bahkan sangat mudah.
Dan yang perlu di ketahui jangan terlalu lama merebus telur karena akan menyebabkan telur akan pecah. Setelah mengupas telur dan memotong kentang selanjutnya menggiling cabe. Setelah semua bahan disiapkan, maka langkah selanjunya adalah mulai memasaknya. Pertama kita panaskan wajan, setelah itu masukkan minyak ke dalam wajan, tunggu hingga minyak panas. Setelah itu goreng kentang setelah matang angkat lalu goreng telur hingga kulitnya berwarna kuning kecoklatan setelah matang angkat dan goreng pula ikan asinnya sampai berwarna kuning dan garing. Dan yang terakhir adalah kita goreng cabainya. Memasak sambalnya ini membutuhkan waktu yang sedikit lama tetap usahakan apinya kecil sebab jika apinya besar bisa-bisa sambalnya gosong. Jangan lupa beri sasa agar tidak pedas dan lebih nikmat. Setelah matang masukkan telur, kentang dan ikan asin tadi , aduk hingga rata. Pada saat aku mengaduknya tiba-tiba sambalnya itu jatuh sedikit mengenai kaki aku. Secara spontan aku berteriak dan kakakku langsung mengolesi kaki aku dengan pepsodent katanya biar tidak membengkak. Awalnya aku tidak percaya , tapi benar lukaku tidak membengkak. Kenapa itu bisa terjadi? Apakah ada hubungannya dengan ilmu fisika?
Sekian
One day one problem

Tidak ada komentar:

Posting Komentar