Tugas 32
Tanggal : 10 september 2016
Hari ini hari sabtu
yang tugas aku adalah memasak. Dan kali ini menu yang ingin aku buat adalah
sambal telur balado campur kentang dan ikan asin. Mendengar namanya saja sudah
membuat perut lapar. Biasanya bukan aku yang memasak tetapi kakakku, karena
kebetulan aku disini dan tidak pula sering datang kesini makanya aku diminta
memasak makanan kali ini. Sekaligus mereka ingin merasakan apakah makanan aku
ini enak atau tidak. Tapi, aku berusaha membuatnya dengan sangat enak, mulai
dari merebus telurnya, mengupas kulit kentang memotongnya hingga menjadi kecil.
Setelah telurnya matang aku lalu mengupas cangkang telurnya. Mengupas
cangkangnya ini perlu ketelitian dan kehati-hatian, sebab tidak semua cangkang
telurnya ini mudah untuk di kupas, terkadang ada yang lengket dengan isinya.
Kenapa bisa lengket? Jawabannya bukan karena merebusnya yang tidak lama tetapi karena telur tersebut masih
sangat baru. Itu sebabnya susah untuk di kupas walaupun sudah merebusnya lama,
sedangkan telur yang lama itu ketika di kupas cangkangnya tidak akan lengket
dengan isinya bahkan sangat mudah.
Dan yang perlu di
ketahui jangan terlalu lama merebus telur karena akan menyebabkan telur akan
pecah. Setelah mengupas telur dan memotong kentang selanjutnya menggiling cabe.
Setelah semua bahan disiapkan, maka langkah selanjunya adalah mulai memasaknya.
Pertama kita panaskan wajan, setelah itu masukkan minyak ke dalam wajan, tunggu
hingga minyak panas. Setelah itu goreng kentang setelah matang angkat lalu goreng
telur hingga kulitnya berwarna kuning kecoklatan setelah matang angkat dan goreng
pula ikan asinnya sampai berwarna kuning dan garing. Dan yang terakhir adalah kita
goreng cabainya. Memasak sambalnya ini membutuhkan waktu yang sedikit lama
tetap usahakan apinya kecil sebab jika apinya besar bisa-bisa sambalnya gosong.
Jangan lupa beri sasa agar tidak pedas dan lebih nikmat. Setelah matang
masukkan telur, kentang dan ikan asin tadi , aduk hingga rata. Pada saat aku
mengaduknya tiba-tiba sambalnya itu jatuh sedikit mengenai kaki aku. Secara
spontan aku berteriak dan kakakku langsung mengolesi kaki aku dengan pepsodent
katanya biar tidak membengkak. Awalnya aku tidak percaya , tapi benar lukaku tidak
membengkak. Kenapa itu bisa terjadi? Apakah ada hubungannya dengan ilmu fisika?
Sekian
One day one problem
Tidak ada komentar:
Posting Komentar