Sabtu, 19 November 2016

tugas 19

Tugas 19
Tanggal           : 28 agustus 16

Hari minggu ini adalah hari yang tidak biasanya bagiku, kenapa? Karena hari ini aku bangun tidur lambat, sholatnya ketinggalan. Tidak biasanya aku seperti ini. apa aku kecapean ya, soalnya malam itu aku mengerjakan tugas agak larut malam. Biasalah anak kuliah apalagi prodi biologi tugas tidak pernah ketinggalan. Tetapi ini agak aneh bagiku. Kalau bangunnya udah kesiangan kayak gini pasti kepala aku jadi sakit. Entah kenapa bisa terjadi seperti itu. Tetapi aku mencoba mengatur waktu karena kalau terbiasa seperti ini aku takut terjadi sesuatu dengan kesehatanku. Aku berfikir seperti itu karena banyak pengobatan rumah sakit disini sangat mahal, jadi aku harus pandai-pandai menjaga kesehatan. Jangankan rumah sakit, klinik, puskesmas atau yang lainnya itu sama tetap mahal. Aku tidak mau membuat orang tua sedih jika aku sakit,aku juga tidak mau membuat orang tuaku cemas tentang keadaanku sekarang. Aku berusaha menjaga agar tidak terjadi apa-apa dengan diriku. Karena sudah banyak beban yang orang tuaku tanggung saat ini. walaupun aku mendapatkan beasiswa tetapi untuk saat ini tanggung jawab orang tua tetap. Jadi aku tidak ingin membuatnya pusing memikirkan aku.
Setiap habis sholat aku selalu berdoa kepada allah semoga kedua orang tuaku, kakakku, adikku dan tentunya keponakan ku selalu di berikan kesehatan, selalu dilimpahkan rezeky yang halal. Amin. Karena hanya itu yang dapat aku berikan untuk sekarang ini selain dari prestasiku disini. Aku ingin membuatnya bangga karena hanya aku yang bisa sampai kuliah saat ini. dan aku ingin menaikkan derajat orang tuaku agar orang tuaku tidak di pandang sebelah mata oleh orang. Aku ingin membuktikan bahwa aku dapat berhasil dan dapat bertahan hidup karena doa dari semuanya terkhusus dari kedua orang tuaku. Kenapa setiap aku teringat dengan keluargaku yang jauh disana aku terasa sangat sedih sampai-sampai aku tidak dapat menahan air mata ini keluar. Dan untuk menghapusnya aku biasanya menulis diary. Karena dengan menulis diary unek unek dan kesedihan yang aku rasakan mulai berangsur-angsur hilang. Aku tidak mudah percaya sama orang karena sebagian orang itu ada yang munafik disaat kita sudah percaya terkadang d dibelakng kita dia berbeda. Kenapa ini bisa terjadi? Apakah diary itu bagaikan tasbih yang dapat menentramkan hati?.
Sekian

 One day one problem 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar