Tugas 29
Tanggal : 7 september 16
Hari ini hari rabu hari
yang dimana ada mata kuliah fisika
dasar. Kalian tau tugas yang sering aku buat bahkan tiap hari adalah tugas diary
fisika dasar ini. jujur aku tidak berat mengerjakannya karena menulis diary ini
termasuk hobi aku. Jadi dalam mengerjakannya aku tidak terlalu mengeluh. Ada sih
saat aku mengeluhkannya yaitu ketika aku sedang capek pulang kuliah mana tugas
yang lain banyak di saat itulah aku mulai mengeluh. Aku berada di antara dua pilihan.
Pilihan pertama yaitu aku harus mengerjakan tugas kimia dasar untuk besok.
Kenapa aku tidak mengerjakannya dari kemaren-kemaren? itu karena soalnya baru di
bagikan kemarin sama ketua tingkat jadi kami tidak salah kan jika
mengerjakannya hari ini. pilihan kedua yaitu mengerjakan tugas ini yaitu
membuat diary. Mengapa aku mengeluh? itu karena ada beberapa hari yang belum
aku buat jadi tugas membuat ini jadi menumpuk. Tetapi untunglah aku masih ingat
kejadian yang aku lihat dan aku alami, jadi tidak susah lagi untuk memikirkannya.
Disini akhirnya aku
mendapatkan solusi yaitu pertama- tama aku kerjakan tugas kimia terlebih
dahulu. Kenapa kimia terlebih dahulu? Karena tugas kimia ini hanya beberapa
buah dan kalau di kerjakan nanti tentunya tidak bakalan siap jadi aku harus
mengerjakannya terlebih dahulu. Lalu setelah itu baru aku kerjakan pilihan
kedua. Kenapa itu yang terakhir? Karena tugas diary ini masih ada waktu untuk
membuatnya dan waktu pengumpulannya juga masih lama. Jadi aku masih ada waktu
lain untuk mengerjakannya. Dan tentunya tugas diary ini tidak perlu banyak pemikiran
hanya memerlukan daya ingat dan imajinasi yang tinggi. Dan untunglah semuanya siap.
Tetap tugas dary ini masih berantakan belum tersusun rapi. Yang penting
semuanya sudah siap. Mengenai pembagian waktu ini , aku termasuk orang yang
kadang-kadang bisa bagi waktu dan kadang-kadang tidak bisa bagi waktu. Dan
pertanyaanku sangat mudah, bagaimana cara membagi waktu dengan benar apalagi saat
kita mempunyai dua tugas yang sama-sama penting?
Sekian
One day one prolem
Tidak ada komentar:
Posting Komentar