Sabtu, 19 November 2016

diary fisika 41


Tugas 41
Tanggal           : 19 september 16


Hari ini hari senin . hari ini aku sangat senang sekali karena hari ini ada mata kuliah pratikum biologi. Dalam pratikum kali ini kita akan melakukan percobaan tentang difusi dan osmosis. Dalam percobaan kali ini kita akan menggunakan bahan berupa larutan asam cuka, sirup, air basa, terus ada juga kita menggunakan permanganat dan yang bahan yang terahkir yang kita gunakan yaitu dua buah telur. Dalam percbaan kali ini kita akan menentukan massa telur ketika direndam dengan sirup dan ketika di remdam dalam air. Manakah diantara larutan tersebut yang lebih berat. Dan dsn kta juga akan melhat kult telur yang diremdam dengan menggunakan asam cuka atau air cuka. Dalam waktu empat hari kita akan melihat mana yang lebih cepat keropos kulit telurnya. Dan kalian tau jika air cuka atau asam cuka tersebut sampai mengenai tangan kita maka tangan kita akan terasa tebal atau terasa seperti mati rasa tu lah. Tetapi asisten dosen tersebut atau yang biasa di panggil kak budi bilang jika tidak ingin tangan terkena asam atau air cuka tersebut maka kita harus bisa hati-hati dan penuh ketelitian agar tidak terjadi apa-apa.
Disampng itu aku lebih suka ketika melihat telur tersebut pertama kali dimasukkan kedalam air atau asam cuka tersebut. Karena pada waktu di masukkan tersebut langsung muncul gelembung-gelembung kecil dari kulit telur tersebut. Dan pada saat itu telur tersebut aku lihat lebih besar dari sebelum dimasukkan. Mungkin Cuma perasaan aku saja, tetap kak budi itu bilang telurnya ini dapat pecah dan apabila sudah pecah maka kita harus mengulang membuatnya. Dan tentunya hari pengamatannya juga akan di tambah. Aku tidak mau sampai kulit telur tersebut pecah. Tetapi aku harus menunggunya sampai empat hari.  Dan yang paling aku tunggu-tunggu adalah apakah kulit telur tersebut akan keras atau tidak. Tetapi yang menjadi pertanyaan aku kali ini adalah kenapa kulit telur tersebut dapat keropos? Apakah ada hubungannya dengan fisika?
Sekian
One day one problem

Tidak ada komentar:

Posting Komentar