Sabtu, 19 November 2016

diary fisika 42


Tugas 42
Tanggal           : 20 september 16

Hari ini hari selasa yang dimana pada hari ini juga aku sangat senang, kenapa? Karena pada hari ini sama dengan pada hari kemaren yaitu aku juga ada mata kuliah ke pratikum yaitu pratikum kimia. Pada pratikum kali ini kita akan melakukan percobaan titrasi asam basa dimana pada pratikum kali ini akan menggunakan bahan dan alat-alat. bahan yang digunakan adalah larutan asam oksalat, larutan NaOH, dan pp indikator. Sedangkan alat-alat yang akan kita gunakan yaitu diantaranya buret, pipet tetes, gelas kimia atau Erlenmeyer, labu ukur dan yang terakhir yaitu  gelas ukur. Pada pratkum yang sebelumnya pratikum inilah yang membuat aku paling senang. Kenapa? Karena pratikum tentang titrasi asam basa ini sudah pernah aku lakukan sebelumnya pada saat aku duduk di bangku sma. Dan sesampainya di bangku kuliah ternyata ini juga d pelajari disini. Aku sangat senang dengan percbaan ini.  sebelum aku menceritakan apa yang membuat aku senang dengan pratikum ini aku akan terlebih dahulu menceritakan langkah-langkah percobaaan titrasi asam basa ini. langkah 1 yaitu kita akan menggunakan asam oksalat. Pertama kita masukkan asam oksalat kedalam labu ukur sebanyak 10 ml lalu masukkan NaOH kedalam buret sampai volumenya 50 ml. setelah itu teteskan pp indikator sebanyak 3 tetes kedalam labu ukur atau Erlenmeyer. Lalu, putar keran buret secara perlahan lahan dan teteskan secara sedikit demi sedikit. Goyangkan labu ukur secara perlahan lahan sampai terlihat perubahan warna. Jangan sampai warnanya terlalu berubah sebab akan menyebabkan kegagalan dalam proses titrasi.
Untungnya kelompok kami berhasil melakukan percobaan dengan baik dan dengan hasil titrasi yang sempurna atau mendekat sempurna. Dan kalian tau hal yang membuat aku senang sekaligus deg-degan adalah ketika tetesan air dalam buret masuk kedalam labu ukur. Pada saat itu aku bersama kelompokku melakukannya dengan hati-hati. Dan kalian tau banyak kelompok lain yang gagal dan terpaksa mengulang percobaannya lagi. Untunglah kami tidak mengulang. Tetapi kenapa pada setiap pentetesan tersebut air yang masuk kedalam labu ukur itu berwarna dan ketika di aduk atau digoyangkan warnanya hilang. Kenapa ya?
Sekian
One day one problem

Tidak ada komentar:

Posting Komentar